About Me

AKP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K.

Tempat / Tanggal Lahir : Gunungkidul / 06 Oktober 1976

Pendidikan Umum :

SD Negeri Logandeng di Kab. Gunungkidul

SMP N Gading di Kab. Gunungkidul

SMA N 2 Wonosari di Kab. Gunungkidul

S1 – Fakultas Hukum Universitas Palembang di Palembang

Pendidikan Kepolisian :

Seba PK Polri 1996-1997 SPN Batua di Ujung Pandang

Dikjur Das Ba Intelijen 1998 di Ujung Pandang

Dikjur Lan Opsnal Intelijen 1999 di Megamendung

Taruna Akademi Kepolisian 2003 Tantya Sudhirajati di Semarang

TOT Perwira Pengendalian Huru-Hara 2005 di Kelapa Dua

Dikjur Lan Pa Idik TP. Uang dan Dokumen Palsu 2005 di Megamendung

Pelatihan Perwira TP. Perbankan 2008 di Jakarta

Mahasiswa PTIK Angkatan ke-55 (2009-201)0 di Jakarta

Pengalaman Dinas :

Ba Unit Opsnal Intelijen Dit IPP Polda Sulawesi Selatan di Makassar

Ka SPK Polres Ogan Komering Ilir di Kayuagung – Sumatera Selatan

Kanit Buser Polres Ogan Komering Ilir

Kapolsek Jejawi Polres Ogan Komering Ilir

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Ogan Komering Ilir

Kapolsek Lempuing Polres Ogan Komering Ilir

Panit 2 Unit Perbankan Sat 2 Pidana Ekonomi Dit Reskrim Polda Sumatera Selatan

Penyidik Pratama I Dit Eksus Badan Reserse Kriminal Polri

3 Responses to About Me

  1. srigunting says:

    Dear, adik asuh , kakak asuh masih ingat ketika di suatu masa pernah melihat baliho atau spanduk ( cek di kamus ) LEAD BY SPEED AND FOLLOWED BY POWER ( JANGAN DIBALIK YA ) . makna yang cukup dalam bagi mereka yang diberikan amanah untuk memimpin , melihat CV adik asuh dimana tertulis pernah mengikuti TOT PHH setidaknya adinda pernah merasakan atau melihat ternyata ada juga lho organ kepolisian yang hidupnya benar benar Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan. pemikiran militeristik dan simbol simbol kekuasaan yang dimiliki polri sebagai claim bahwa polri masih militeristik , kalau boleh kakak asuh kritisi ( demokratis kan ) pertama korelasi antara tongkat komando akan menjadi barrier dalam tata pola pergaulan dalam interen kepolisian tampaknya tidak signifikan , kedua panggilan Komandan < Ndan dan kemudian menjadi bapak , sepertinya juga nggak ada korelasinya dengan sikap dan perilaku ,,, eh jadi ingat dulu pernah jadi Pa Up untuk upacara pelepasan pasukan BKO Samapta dan Brimob ,,, jelas sekali kok adik asuh betapa bagaikan bumi dan langit sikap dan perlaku SIPIL yang diharapkan dapat ditampilkan ternyata nggak ubahnya seperti gerombolan bersenjata dan berseragam < betapa tidak ketika Irup sedang memberikan arahan , adik adik kita yang diberikan pemahaman SIPIL tadi malah dengan santai jongkok jongkok , duduk bakar rokok,, astafirullah , bagaimana mau membangun Trust dan berikutnya partner bila untuk urusan sekedar berdiri saja sesuai kaidah upacara yang ada , Polisi Sipil kita tampil dengan peforma seperti itu.
    Reformasi polri yang sedang berlangsung dan terus berjalan sampai kemudian kelak ,meliputi Strukutural, Instrumental dan Cultural , untuk 2 hal pertama seperti struktur organisasi cukup sudah bikin pusing , why karena konsep yang ada selalu mentah dan prematur. ( ingat ya fenomena Binmas jadi Binamitra trus Binmas lagi atau polmas sebagai strategi dan Falsafah kini nggak jelas ) instrumental ????? wah adinda pasti bisa menyebutkan babaliut babaliut , nah satu yang bisa kita benahi dengan benar , faktor Cultural .. sudahkan kita menempatkan anggota sebagai parnet dalam mencapai kesuksesan , beranikah adik asuh mengambil alih tanggung jawab akibat pelaksanaan prosedural ? ( contoh kasus Polres Buol ) atau kelak ketika adinda menjadi KA ( Ndan ) beranikah adik asuh mengijinkan berdirinya organisasi serikat pekerja pegawai Polisi ( Police worker Union ) sehingga kelak Polisi kita boleh melakukan demonstrasi menuntut uang lembur dan operasi sesuai UMR . ciri khas kepolisian adalah merupakan organisasi CIVIL ( nyari padanan di kamus Besar susehhhhhh bgt yg pas ) , terlatih dan dilengkapi dengan senpi sebagai alat beladiri dan melindungi keselamatan jiwa raga dan harta benda masyarakat. artinya punya rantai komando , dan bentuk tanggung jawab .bila kita memahami makna dan konsepsi CIVILIAN POLICE , insya allah ketakutan untuk intimidasi 6 klik diatas pangkat kita tidak akan terjadi dan tongkat komando yang diberikan saat serah terima tidak akan dibuat untuk nyucuk konde bhayangkari. setidaknya ketika kita ADA , maka BERBUATLAH , dan semoga BERMANFAAT bagi orang banyak

  2. polisikita says:

    Salam kenal bapak komandan, saya leting Seba PK 1996 – 1997 juga di SPN Purwokerto, pernah mengikuti Dik Jur Das Ba IPP 1998 di SPN yang sama hanya saja saya belum di beri kesempatan oleh Tuhan YME untuk mengikuti pendidikan yang lebih tinggi.

  3. A Kurniawan says:

    Salam Kenal kembali mas, terimakasih telah sing ah di Blog saya ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s